105 Jiwa Meninggal, Presiden Prabowo Tinjau Lokasi Gempa NTT

105 Jiwa Meninggal, Presiden Prabowo Tinjau Lokasi Gempa NTT
Presiden Prabowo Subianto meninjau lokasi pengungsian korban gempa NTT di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur.

SELARAS.CO.ID — Presiden Prabowo Subianto tiba di lokasi pengungsian dengan helikopter kepresidenan menjelang pukul 12.00 WITA. Mengenakan kemeja safari krem, topi biru tua, dan kacamata hitam, ia langsung menyapa warga yang berada di tenda pengungsian dan disambut riuh.

Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian agenda kerja Presiden di NTT setelah sebelumnya menggelar rapat koordinasi di Posko Penanganan Bencana Batalyon Teritorial Pembangunan Kabupaten Nagekeo.

Data Terbaru Korban dan Kerusakan

Dalam rapat tersebut, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto melaporkan perkembangan terakhir penanganan bencana di hadapan Presiden. "Bapak Presiden, kami laporkan. Untuk yang meninggal dunia ada 105 jiwa," ujarnya.

Suharyanto merinci, korban luka-luka mencapai 1.678 jiwa, sementara jumlah pengungsi tercatat sebanyak 179.037 orang. Ia menjelaskan, 48 korban meninggal merupakan dampak langsung gempa, sedangkan 57 orang lainnya meninggal dunia saat menjalani perawatan di fasilitas kesehatan.

"Datanya lengkap memang hasil dari operasi SAR yang dilakukan oleh Basarnas, kemudian dirawat di fasilitas-fasilitas kesehatan yang tidak selamat, kemudian juga ada yang trauma, ada yang lansia, ada anak-anak, sehingga menambah 57 sehingga meninggal dunia sekarang 105 orang," paparnya.

Kerusakan Rumah dan Wilayah Terdampak

Berdasarkan data BNPB yang disampaikan kepada Presiden, jumlah rumah rusak sementara ini mencapai 81.436 unit. Tiga kabupaten tercatat sebagai wilayah dengan dampak terparah, yaitu Manggarai, Manggarai Timur, dan Nagekeo.

Komitmen Pemerintah dalam Pemulihan

Dalam konferensi pers di lokasi, Presiden Prabowo menegaskan pemerintah pusat dan daerah tidak akan tinggal diam menghadapi musibah ini. Ia menyebut seluruh jajaran akan bekerja keras untuk memulihkan keadaan pasca-bencana.

Presiden didampingi sejumlah pejabat dalam kunjungan tersebut, antara lain Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, Mensesneg Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Kunjungan ini menjadi langkah awal pemerintah dalam memastikan proses pemulihan berjalan cepat, terutama bagi warga yang masih bertahan di tenda-tenda pengungsian.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index