BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat untuk Sumatera Utara 20-21 Agustus 2026, Warga Diminta Waspada Banjir

Kamis, 20 Agustus 2026 | 09:35:31 WIB
Warga melintas di tengah genangan air hujan di kawasan Medan, Sumatera Utara, saat BMKG mengeluarkan peringatan dini hujan lebat untuk 20-21 Agustus 2026.

MEDAN — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta warga Sumatera Utara meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat yang diprediksi mengguyur wilayahnya pada Kamis dan Jumat (20-21/8/2026). Peringatan dini ini dikeluarkan menyusul dinamika atmosfer yang meningkatkan pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Sumatera Utara.

Berdasarkan data peringatan dini BMKG, pada Kamis (20/8), Sumatera Utara masuk dalam kategori "Waspada" dengan potensi hujan sedang hingga lebat. Kondisi serupa diprediksi masih berlanjut keesokan harinya, Jumat (21/8), dengan intensitas yang meningkat menjadi hujan lebat.

Dua Hari Berturut-turut Diguyur Hujan Deras

BMKG mencatat, untuk periode Kamis (20/8), wilayah yang masuk kategori waspada hujan sedang-lebat meliputi Sumatera Utara, Kalimantan Utara, Papua Pegunungan, dan Papua. Sementara itu, pada Jumat (21/8), peringatan serupa menyasar Aceh, Sumatera Utara, dan Kalimantan Utara.

Khusus untuk Sumatera Utara, potensi hujan lebat pada Jumat (21/8) menjadi perhatian utama. Intensitas hujan yang tinggi dalam durasi cukup lama berpotensi memicu banjir di perkotaan serta gangguan aktivitas warga sehari-hari.

Bagaimana dengan Angin Kencang?

Selain hujan lebat, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini angin kencang untuk sejumlah provinsi. Namun, pada Kamis (20/8), Sumatera Utara tidak termasuk dalam daftar wilayah yang berpotensi mengalami angin kencang. Peringatan angin kencang pada hari itu berlaku untuk Aceh, Jawa Timur, Kepulauan Bangka Belitung, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Papua, Papua Barat, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Utara.

Memasuki Jumat (21/8), daftar wilayah berpotensi angin kencang berubah. Sumatera Utara masih belum termasuk di dalamnya, dengan peringatan berlaku untuk Jawa Timur, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Papua, Papua Barat, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Utara.

Imbauan untuk Warga di Daerah Rawan

Menyikapi peringatan dini ini, warga yang tinggal di bantaran sungai, lereng bukit, atau daerah dengan drainase buruk diminta lebih waspada. Genangan air dan potensi tanah longsor menjadi risiko utama yang perlu diantisipasi selama periode hujan deras ini.

BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi. Jika terjadi hujan dengan intensitas sangat lebat yang berlangsung lebih dari satu jam, warga diimbau segera mencari tempat aman dan menghindari berteduh di bawah pohon besar atau baliho.

Untuk warga yang hendak beraktivitas di luar ruangan, disarankan menyiapkan perlengkapan hujan dan memperhatikan kondisi lingkungan sekitar. Informasi terkini mengenai perkembangan cuaca dapat diakses melalui laman resmi BMKG atau aplikasi infoBMKG yang tersedia di platform digital.

Tags

Terkini